Friday, 25 April 2014

rencana tuhan yesus/Kumpulan Khotbah Kristen: KASIH KARUNIA DAN KESELAMATAN

rencana tuhan yesus/Kumpulan Khotbah Kristen: KASIH KARUNIA DAN KESELAMATAN


Kumpulan Khotbah Kristen: KASIH KARUNIA DAN KESELAMATAN

Posted: 25 Apr 2014 07:22 AM PDT

Kasih karunia Allah merupakan kasih yang secara sukarela ditunjukkan kepada orang berdosa yang bersalah, berlawanan dengan apa yang pantas mereka terima dan sesungguhnya bertentangan dengan keburukan mereka. Allahlah yang menunjukkan kebaikan kepada orang-orang yang hanya pantas mendapat hukuman yang berat dan mereka tidak memiliki alasan untuk mengharapkan apa pun kecuali hukuman yang berat. Perjanjian Baru menyatakan kasih karunia Allah dalam tiga hubungan khusus, masing-masing menimbulkan kekaguman terus-menerus bagi orang Kristen yang menaruh percaya. I. Kasih Karunia adalah Sumber Pengampunan Dosa • Injil berpusat pada pembenaran. Maksudnya, pada penghapusan dosa dan penerimaan diri kita oleh Allah, yang berjalan seiring dengan pembenaran itu. • Pembenaran sungguh-sungguh merupakan transisi dramatis dari status penjahat terkutuk yang menantikan hukuman mengerikan menjadi ahli waris yang menantikan warisan yang menakjubkan. • Pembenaran terjadi karena iman. Pembenaran terjadi saat seseorang menaruh kepercayaannya yang menentukan pada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. • Pembenaran itu bersifat cuma-cuma bagi kita, tetapi sangat mahal bagi Allah, sebab harga yang harus dibayar adalah kematian Yesus sebagai penebus dosa. • Allah secara sukarela memutuskan untuk menyelamatkan manusia dan melakukan penebusan. II. Kasih Karunia sebagai Motif dari Rencana Keselamatan • Pengampunan adalah inti Injil. Namun, bukan doktrin tentang kasih karunia yang sepenuhnya. • Sebab PB menentukan karunia pengampunan Allah dalam konteks rencana keselamatan, yang dimulai dengan pemilihan sebelum dunia ada dan hanya akan digenapi ketika gereja sudah sempurna dalam kemuliaan. • Jadi, kita sebagai orang percaya bisa bersukacita karena tahu bahwa pertobatan kita tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan tindakan Allah yang telah dilakukan dalam rencana yang kekal untuk memberkati kita dengan karunia keselamatan dari dosa secara cuma-cuma. • Allah berjanji dan berencana untuk melakukan rencana-Nya sampai tuntas dan karena rencana-Nya dilakukan oleh kuasa yang berdaulat, maka tidak ada yang dapat menggagalkannya. III. Kasih Karunia sebagai Jaminan Perlindungan terhadap Orang Kudus • Jika rencana keselamatan pasti digenapi, maka masa depan orang Kristen terjamin. • Saya saat ini dan selamanya akan "terpelihara dalam kekuatan Allah karena iman, sementara menantikan keselamatan (1 Pet.1:5). • Saya tidak perlu menyiksa diri dengan ketakutan bahwa iman saya akan gagal. • Sebab kasih karunia telah menuntun saya pada iman sebagai langkah pertama. • Kasih karunia akan menjaga saya untuk tetap percaya sampai pada akhirnya. • Iman sejak awal dan selanjutnya merupakan karunia anugerah bagi saya.

Renungan Harian Air Hidup: <b>YESUS</b> KRISTUS: Korban yang <b>...</b>

Posted: 17 Apr 2014 11:00 AM PDT

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 18 April 2014

Baca:  Ibrani 10:1-18

"Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan."  Ibrani 10:14

Bagi manusia kematian dianggap sebagai suatu kejadian yang sangat mengerikan dan menjadi akhir dari segala-galanya.  Namun kematian Yesus adalah bagian dari rencana Bapa untuk menyelamatkan manusia, meskipun cara kematian Yesus itu tampak memalukan, hina dan sangat menyakitkan seperti tertulis:  "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"  (Galatia 3:13).

     Ada rencana Bapa di balik kematian Yesus yang sangat tragis ini.  "...Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri."  (Ibrani 13:12).  Yesus harus menanggung penderitaan begitu hebat, supaya kita yang percaya kepadaNya diselamatkan;  kematianNya adalah untuk menyelamatkan orang berdosa.  Sekalipun harus menghadapi maut Yesus tetap taat kepada Bapa, bahkan dengan tegas Ia menyatakan,  "Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran;"  (Yohanes 18:37).  Saat tergantung di kayu salib  "... seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air."  (Yohanes 19:34).  Darah dan air adalah tanda anugerah pembersihan dan kuasa pengampunan yang tersedia untuk setiap orang yang percaya kepadaNya;  dan saat Yesus berkata,  "Sudah selesai."  (Yohanes 19:30), maka keselamatan bagi manusia sudah digenapiNya.

     Melalui pengorbanan Yesus perseteruan antara Allah dan manusia oleh karena dosa sudah dihapuskan dan diperdamaikan.  "Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"  (Roma 5:10).  Jadi Yesus adalah korban pendamaian antara manusia dengan Allah.  Dengan demikian hutang dosa kita telah dibayar lunas  "...bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat."  (1 Petrus 1:18-19).

"...kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus."  Ibrani 10:10

No comments:

Post a Comment