Friday, 23 May 2014

rencana tuhan yesus Kesembuhan Keluarga Dimulai Dari Kesembuhan Keluarga Allah




Kesembuhan Keluarga Dimulai Dari Kesembuhan <b>...</b> - Keluarga <b>Allah</b>

RHEMA HARI INI
Roma 12:2 "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."
Terdapat suami istri yang memiliki 3 orang anak dan usia rumah tangganya memasuki tahun yang ke-15, karena perubahan emosi menyebabkan mereka sering bertengkar sehingga keadaan keluarga menjadi kacau balau. Karena keadaan seperti neraka di dunia, akhirnya mereka memutuskan untuk hidup berpisah. Sang istri bertugas menjaga anak-anak dan suami berkewajiban memberikan kebutuhan keluarga tiap bulan. Suatu saat sang istri mengikuti kebaktian kebangunan rohani, maka melalui kebaktian kebangunan rohani yang diikuti sang istri, sang istri mengambil keputusan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat pribadinya. Setelah lima tahun sang istri mengenal Injil, sang istri mengikuti kursus pemuridan dan memperoleh lebih banyak tentang Injil Tuhan. Dengan pengenalan yang lebih dalam, sang istri merasa menjadi umat Kristen yang tidak memiliki kesaksian, karena dia adalah wanita yang berpisah dengan suami. Hal yang membuat sang istri sangat sedih dan menaruhnya di dalam doa. Rencana Tuhan sungguh ajaib, secara kebetulan sang istri bertemu dengan sang suami. Melihat perubahan sikap dan perhatian sang istri, sang suami mulai berusaha mendekati dan memulihkan hubungan perkawinan mereka yang sudah hancur. Akhirnya hidup perpisahan yang sudah enam tahun berjalan, dapat pulih kembali sesuai rencana Tuhan yang sangat Agung.
Apakah Anda menyadari kalau orang yang terluka akan melukai orang lain? Artinya adalah, apabila kita telusuri akar penyebab keluarga bermasalah, sebenarnya dimulai dari pribadi-pribadi dalam keluarga yang bermasalah. Terdapat beberapa luka yang melukai keluarga dan perlu dipulihkan yaitu: amarah (anger),rasa tidak aman (insecurity), sombong, sifat maunya sendiri, mudah tersinggung, kesepian, sifat suka mengontrol/memanipulasi orang lain. Apabila ada anggota keluarga yang memiliki salah satu atau beberapa sifat di atas, maka pribadi tersebut perlu dipulihkan, sebab kesembuhan bagi keluarga yang terluka harus diawali dari kesembuhan batin dari setiap anggota keluarga. Dalam kisah di atas, pemulihan terjadi setelah sang istri berusaha menyembuhkan dirinya melalui pengenalan akan Tuhan Yesus meskipun memakan waktu 6 tahun. Mari kita koreksi diri kita, apabila dalam diri kita masih ada sifat amarah (anger), rasa tidak aman (insecurity), sombong, sifat maunya sendiri, mudah tersinggung, kesepian, sifat suka mengontrol/memanipulasi orang lain maka kita harus berubah mencari apa yang berkenan kepada Allah dan berusaha untuk menyembuhkan diri kita sendiri sebab kesembuhan bagi keluarga yang terluka harus diawali dari kesembuhan batin dari setiap anggota keluarga.(ABU)
RENUNGAN
Kesembuhan bagi keluarga yang terluka harus DIAWALI dari kesembuhan batin dari setiap ANGGOTA KELUARGA.
APLIKASI
1. Koreksilah diri Anda, sifat apa saja yang perlu disembuhkan ?
2. Maukah Anda benar-benar memulihkan setiap luka yang ada dalam diri Anda maupun keluarga Anda ?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa dalam nama Yesus, kami percaya Tuhan, ketika kami menyembuhkan batin kami, maka keluarga kami juga akan sembuh Amin.
Fokus Menggenapi <b>Rencana Tuhan</b> | Keluarga Allah

RHEMA HARI INI
Mazmur 92:13-14 "13 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; 14 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita."
Siapa yang tidak mengenal Ibu Teresa dari Kalkuta? Hampir setiap orang mengenal nama dan wajahnya. Terpanggil melayani Tuhan bagi orang-orang miskin dan sakit di India, Agnes Gonxha Bojaxhiu sejak usia muda meninggalkan negaranya dan menjadi cahaya bagi mereka yang ia layani. Ia mengajari anak-anak yang kurang mampu, menjaga dan merawat orang sakit dan tindakan sosial lainnya. Setiap orang diajaknya untuk senantiasa mengulurkan tangannya untuk melayani dan membuka hati. Melalui pelayanannya, ia memberikan hidupnya sendiri, sebagaimana Tuhan memberikan pelayanan kasih kepada kita dengan memberikan diri sepenuhnya. Dalam karya pelayanannya, ia tidak membedakan apa dan siapa. Namun, penekanannya adalah pelayanan tersebut harus diberikan kepada orang yang sangat membutuhkan. Dan hal ini telah dilakukannya dalam karya pelayanannya. Ia memberikan perhatian khusus kepada kaum miskin dan mereka yang mengalami penindasan. Sepanjang tahun-tahun terakhir hidupnya, meskipun mengalami gangguan penyakit yang cukup parah, Ibu Teresa tetap memimpin pelayanan kemanusiaan yang telah ia rintis bersama dengan ribuan biarawatinya.
Ibu Teresa dari Kalkuta tak mengenal lelah dalam perjuangan imannnya sampai pada titik akhir. Demikian pula hendaknya setiap kita memiliki iman yang tetap bertahan sampai akhir nafas hidup kita. Dalam perjalanan iman kita, kalau fokus perjuangan kita adalah untuk diri kita sendiri, maka sampai di satu titik kita akan merasa jenuh, capek dan lelah. Kalau fokus perjuangan kita adalah untuk orang lain, maka sangat besar kemungkinan kita akan dikecewakan, karena memang manusia mengecewakan. Namun jika kita hidup dengan fokus menggenapi rencana Tuhan atas hidup kita, maka akan ada pengurapan dan kekuatan Sorgawi yang melampaui kekuatan kita sendiri.
RENUNGAN
Kekuatan untuk memiliki iman sampai akhir adalah ketika kita MEMFOKUSKAN HIDUP kita untuk menggenapi RENCANA TUHAN.
APLIKASI
1. Mari evaluasi kehidupan kita sampai saat ini, adakah kita telah memahami rencana Tuhan dan panggilanNya atas hidup kita atau belum ?
2. Apa saja yang menjadi panduan hidup Anda untuk menggenapi rencana-Nya ?
DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami yang penuh kasih, ajari kami menghitung hari-hari kami sehingga kami beroleh kebijaksanaan dari-Mu dan kami sanggup masuk dalam rencana & panggilan-Mu sampai akhir masa hidup kami. Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
yesus juga ingin berjalan dengan kita pada hari ini 

YESUS JUGA INGIN BERJALAN DENGAN KITA PADA HARI INI
Bacaan Injil Misa Kudus
road to Emmaus -700px
Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah desa bernama Emaus, yang terletak kira-kira sebelas kilometer dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia. Yesus berkata kepada mereka, "Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?" Lalu berhentilah mereka dengan muka muram. Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya, "Apakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dialah adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan dan perkataan di hadapan Allah dan seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan bahwa Dialah yang akan membebaskan bangsa Israel. Sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi. Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat yang mengatakan bahwa Ia hidup. Beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati persis seperti yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat." Lalu Ia berkata kepada mereka, "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu untuk mempercayai segala sesuatu, yang telah para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya" Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. Mereka mendekati desa yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-nya. Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya, "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka. Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap syukur, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka. Kata mereka seorang kepada yang lain, "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?" Lalu bangkitlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu dan orang-orang yang ada bersama mereka, sedang berkumpul. Kata mereka itu, "Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon." Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti. (Luk 24:13-35)
Bacaan Pertama: Kis 2:14,22-33; Mazmur Tanggapan: Mzm 16:1-2,5,7-11; Bacaan Kedua: 1Ptr 1:17-21
EMMAUS - 17Seperti pada waktu Dia menggabungkan diri dengan dua orang murid di jalan menuju Emaus, Yesus juga ingin berjalan bersama kita pada hari ini. Sebagaimana Dia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci sehingga hati mereka berkobar-kobar, Yesus juga ingin agar Injil-Nya – kebenaran sabda-Nya dan kuat-kuasa kasih-Nya bagi kita – membakar hati kita sehingga berkobar-kobar dengan api kasih-Nya. Dua orang murid itu mendesak Yesus untuk tinggal dan makan bersama mereka, dan Yesus mengikuti permintaan mereka itu. Hal yang serupa akan terjadi apabila kita meminta kepada-Nya, maka Yesus akan berdiam bersama dengan kita juga. Mata mereka terbuka ketika Yesus mengambil roti, mengucap syukur dan memecah-mecahkannya. Dalam Ekaristi, Yesus ingin membuka mata batin kita agar dapat melihat Dia juga. O, betapa sederhana sebenarnya rencana ilahi itu.
Allah tidak meminta atau menuntut kita untuk hidup sempurna sebelum kita dapat memohon kepada-Nya agar dapat bersama kita. Dua orang murid yang ditemui Yesus di tengah jalan menuju Emaus itu sebenarnya sedang dalam keadaan bingung, hampir putus-asa dan mereka sedang meninggalkan komunitas murid-murid Yesus di Yerusalem – segelintir pengikut-Nya yang masih percaya, meski dengan iman yang belum sempurna. Namun demikian, Yesus menemui dua orang itu, berjalan bersama mereka, dan berbicara kepada mereka tentang rencana Bapa surgawi. Yesus tidak menunggu mereka kembali ke Yerusalem, Ia mencari mereka seperti mencari domba yang hilang, dan mulai menarik mereka kembali.
Selagi dua murid ini mendengarkan kata-kata Yesus, kepada mereka diberikan suatu visi yang baru bagi hidup mereka. Kesedihan yang dirasakan beberapa hari terakhir itu digantikan dengan suatu pengharapan bahwa rencana Allah sedang berjalan dan hal itu saja menunjukkan bahwa kematian Yesus di kayu salib bukanlah sesuatu yang sia-sia. Ketika pada akhirnya mereka mengenali siapa tamu mereka itu, dua orang murid itu dipenuhi dengan sukacita sejati. Mereka bergegas kembali ke Yerusalem pada malam itu juga – tanpa takut dirampok orang jahat – untuk bergabung kembali dengan komunitas mereka dan menceritakan apa yang baru mereka alami.
Allah menginginkan agar kita semua mengalami sukacita-Nya dan pengharapan-Nya setiap saat kita berpartisipasi dalam Misa Kudus, berdoa, atau membaca serta merenungkan sabda-Nya dalam Kitab Suci. Yesus ingin "menangkap" hati kita setiap saat kita merayakan kebangkitan-Nya. Marilah kita menerima jaminan akan kehadiran-Nya selagi kita berpegang teguh pada kuat-kuasa-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari. Marilah kita berjalan maju dari gereja-gereja kita dengan hati dan pikiran yang telah ditransformasikan. Dengan melakukannya, kita pun akan diperbaharui dalam sabda-Nya dan penuh harapan dalam iman kita.
DOA: Tuhan Yesus, aku ingin mengenal-Mu dengan lebih mendalam lagi. Aku ingin mendengar suara-Mu dalam Kitab Suci. Aku ingin memandang wajah-Mu dalam roti dan anggur Ekaristi. Datanglah, ya Tuhan, dan tunjukkanlah kepadaku jalan-jalan-Mu sehingga aku dapat mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah (Yoh 10:10). Amin.

rencana tuhan yesus/.:BersamaDia.com,Yesus Allah Penyelamat :.: Apa itu rencana ...


rencana tuhan yesus/.:BersamaDia.com,<b>Yesus Allah</b> Penyelamat :.: Apa itu <b>rencana</b> <b>...</b>


Posted: 09 May 2014 05:18 PM PDT
Jawaban: Apakah Anda lapar? Bukan lapar secara fisik, tetapi apakah Anda lapar untuk hidup yang lebih baik? Apakah di dalam diri Anda ada sesuatu yang tidak pernah dipuaskan? Jika demikian, Yesus adalah jalannya. Yesus berkata, "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi" (Yohanes 6:35).
Apakah Anda kebingungan? Apakah Anda sepertinya tidak pernah menemukan dan mengerti jalan kehidupan? Apakah hidup Anda seperti dalam kegelapan dan Anda tidak bisa mencari cara untuk meneranginya? Jika demikian, Yesuslah jalannya. Yesus mengatakan,"Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Yohanes 8:12).
Apakah Anda merasa terkunci? Anda mencoba berbagai pintu, dan yang Anda temukan adalah kekosongan dan hal-hal yang tidak ada artinya? Apakah Anda mencari pintu masuk kepada hidup yang berkelimpahan? Kalau demikian, Yesuslah jalannya! Yesus berkata, "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput" (Yohanes 10:9).
Apakah orang lain mengecewakan Anda? Apakah relasi Anda dengan orang lain dangkal dan kosong? Apakah Anda merasa bahwa orang lain selalu berusaha memanfaatkan Anda? Jika demikian, Yesuslah jalannya. Yesus berkata, "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; … Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku" (Yohanes 10:11,14).
Apakah Anda memikirkan apa yang terjadi setelah Anda meninggal dunia? Apakah Anda capek dengan hal-hal yang pada akhirnya rusak dan hancur? Apakah Anda sering merenungkan apakah hidup ini ada artinya? Apakah Anda ingin hidup setelah mati? Jika demikian, Yesuslah jalannya! Yesus menyatakan, "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya" (Yohanes 11:25-26).
Apakah jalan itu? Apakah kebenaran itu? Apakah hidup? Yesus menjawab,"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Yohanes 14:6).
Kelaparan yang Anda rasakan adalah kelaparan rohani, dan hanya dapat dikenyangkan oleh Yesus. Yesus adalah Satu-satunya yang dapat menerangi kegelapan Anda. Yesus adalah Pintu kepada hidup yang berkelimpahan. Yesus adalah Sahabat dan Gembala yang Anda cari-cari. Yesus adalah Hidup – sekarang dan akan datang. Yesus adalah Jalan keselamatan!
Penyebab dari kelaparan Anda, penyebab dari kegelapan yang melingkupi hidup Anda, penyebab dari kegagalan Anda mendapatkan makna hidup, semua itu adalah karena Anda terpisah dari Tuhan. Alkitab memberitahukan bahwa kita semua telah berdosa dan karena itu kita terpisah dari Tuhan (Pengkhotbah 7:20; Roma 3:23). Kekosongan yang Anda rasakan dalam hati adalah karena Tuhan tidak ada dalam hidup Anda. Kita diciptakan untuk berhubungan dengan Allah. Karena dosa kita, kita tidak dapat memiliki hubungan itu. Yang lebih parah lagi, dosa akan menyebabkan kita terpisah dari Tuhan untuk kekekalan, dalam hidup ini dan sesudahnya (Roma 6:23; Yohanes 3:36).
Bagaimana masalah ini dapat diselesaikan? Yesuslah jalannya. Yesus memikul dosa-dosa kita (2 Korintus 5:21). Yesus mati menggantikan kita (Roma 5:8) menanggung hukuman yang sepantasnya kita tanggung. Tiga hari kemudian Yesus bangkit dari antara orang mati, membuktikan kemenanganNya atas dosa dan kematian (Roma 6:4-5). Mengapa Dia melakukannya? Yesus sendiri menjawab pertanyaan ini, "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya" (Yohanes 15:13). Yesus mati supaya kita bisa hidup. Jika kita beriman kepada Yesus, percaya kepada kematianNya sebagai pembayaran atas dosa-dosa kita, semua dosa kita diampuni dan dibersihkan. Kelaparan rohani kita akan dikenyangkan. Terang akan bernyala. Kita akan mendapatkan jalan kepada hidup yang berkelimpahan. Kita akan mengenal Sahabat sejati dan Gembala kita yang baik. Kita akan tahu bahwa kita akan memiliki hidup setelah meninggalkan dunia ini, hidup dalam kebangkitan bersama dengan Yesus di surga untuk selama-lamanya.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:16).
Sumber: GotQuestions
Ikuti Seri Belajar Theologia secara Online di:
Http://www.TheologiaOnline.com
Posted: 10 May 2014 06:19 AM PDT
baptisan air
Markus 1 : 5 ; Lalu datanglah kepadanya orang – orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan, selanjutnya pada ayat 10-11 ; Pada saat Ia (Yesus) keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh (Roh Kudus) seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." Berarti sebelumnya Yesus celup ke dalam air. Melalui ayat ini kita ketahui bahwa waktu itu telah ada baptisan air dengan cara seluruh tubuh dicelupkan ke dalam air.

Tuhan Yesus Sumber Air





saat teduh
Berilah waktumu untuk TUHAN, untuk membangun mezbah, isilah mezbahmu dengan doa dan pujian, matikanlah segala hawa nafsumu dengan puasa.

rencana tuhan yesus/CINTA YESUS: TUHAN ADALAH PERTOLONGAN KITA




"Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?" (Mazmur 121 :1)
Sejak semula rencana iblis adalah menghancurkan hidup manusia. "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan;" (Yohanes 10:10a). adam dan Hawa adalah korban pertama rencana ini, jatuh dalam dosa karena tipu muslihat iblis. Mereka kehilangan berkat Tuhan sehingga terusir dari taman Eden dan hidup dalam penderitaan.
Usaha iblis mencari mangsa terus dilakukan hingga sekarang, terlebih-lebih di akhir zaman ini. Iblis tahu waktunya sangat singkat, karena itu ia tidak membuang kesempatan. Rasul Paulus mengingatkan kita, "….Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama." (1 Petrus 5:8-9). Kita harus melawan iblis dengan iman yang teguh karena ia begitu berpengalaman memperdaya dan menipu manusia. Bila kita tidak berpegang teguh kepada kebenaran firman Tuhan kita akan menjadi korbannya. Iblis mempunyai 1001 cara mengecoh, menjebak, memperdaya manusia: mengiming-iming hrta, uang, jabatan, popularitas dengan jalan pintas, sehingga banyak orang tergiur karenanya.
Sebagai orang percaya pertolongan kita adalah dari Tuhan, Dialah yang hidup dan berkuasa, sanggup memberkati kita secara melimpah. Yesus berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10b). bukan hanya berkat jasmani yang disediakan-Nya, berkat-berkt rohani pun diberikan-Nya bagi kita. "Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga." (Efesus 1:3). Seringkali kita tidak sabar menantikan jawaban Tuhan, namun "Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel." (Mazmur 121:4), artinya Tuhan tahu setiap pergumulan hidup kita. Dia melihat dari sorga semua penderitaan yang kita alami.
Ia memiliki rancangan luar biasa dalam kehidupan orang percaya, "….yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (Yeremia 29:11).
Amin.
Tuhan Yesus Memberkati.
Posted: 14 May 2014 04:04 AM PDT
"Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa." (Mazmur 16:11)
Pada umumnya manusia menginginkan segala yang serbacepat alias instan sehingga mencari dan mereka-reka jalannya sendiri tanpa memperdulikan resikonya. "Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati." (amsal 21:2), padahal itu adalah "…jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut." (Amsal 16:25). Banyak orang berbondong-bondong menempuh jalan yang demikian. Awalnya tidak menyadari atau merasakan dampaknya tetapi ujungnya menuju kehancuran dan kebinasaan. Itulah kiat jitu iblis; menawarkan gemerlap dunia, kebahagian semu, kenikmatan sesaat.
Apa yang harus kita lakukan agar tidak tersesat atau keluar dari rencana Tuhan, tetapi mengalami dan menikmati berkat-berkat-Nya? "TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut." (Ulangan 13:4), dan "Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat. Jauhilah jalan itu, janganlah melaluinya, menyimpanglah dari padanya dan jalanlah terus." (Amsal 4:14-15). Mengapa harus mengikuti jalan Tuhan dan berbakti kepada-Nya? Sebab "Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya." (Mazmur 25:10). Kita harus tegas menentukan pilihan hidup, jalan mana yang akan kita tempuh. Jka menempuh jalan orang-orang fasik dan berkompromi dengan segala kejahatan, iblis bersukacita karena kita akan dibawanya dengan kehancuran dan kebinasaan. Namun jika mengikuti jalan Tuhan dengan tekun dan setia, serta menjauhi segala kejahatan, kita akan dibawa kepada kehidupan yang penuh berkat sorgawi karena kita hidup dalam kasih karunia-Nya.
Daud berdoa, "Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari." (Mazmur 25:4-5).
"Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan." (Amsal 3:16).
Amin.
Tuhan Yesus Memberkati

Saturday, 26 April 2014

rencana tuhan yesus/Pdt. Petrus Agung - TUHAN yang Bangkit dan Menang

rencana tuhan yesus/Pdt. Petrus Agung - <b>TUHAN</b> yang Bangkit dan Menang


Pdt. Petrus Agung - <b>TUHAN</b> yang Bangkit dan Menang

Posted: 22 Apr 2014 10:10 AM PDT

Ps. Petrus Agung Purnomo

Holy Stadium, JKI Injil Kerajaan, Semarang

20 April 2014

Kebaktian pukul 07.00

Dia, yang kita sembah adalah Tuhan yang bangkit dan Tuhan yang menang.

Seringkali kita berpikir bahwa iblis memiliki sifat yang maha-tahu dan mengerti segala sesuatu. Dan juga seringkali kita bertanya, "Apakah iblis bisa membaca pikiran saya?" Sebenarnya bukan begitu, iblis hanya memasukan sesuatu ke dalam pikiran kita, dan kita menyetujuinya. Kalau kita menggunakan kata "kehebatan", sebenarnya iblis itu memiliki umur yang lebih panjang dari kita, dia sudah ada sejak ribuan tahun lalu, dan sepanjang tahun-tahun tersebut, dia mengamati perilaku manusia. Dan dia mempelajari dan mengerti bahwa manusia bisa dijatuhkan dengan tipu daya, bahkan dengan cara yang sama selama berabad-abad. Iblis hanya memberikan umpan, dan umpannya dimakan oleh manusia.

Iblis tidak tahu untuk apa Yesus datang ke dunia 2.000 tahun lalu. Iblis tidak tahu bahwa Yesus akan mati dan bangkit untuk menebus umat-Nya. Kalau iblis tahu, tidak mungkin dia mencoba membunuh Yesus. Bayangkan apabila iblis tahu bahwa kematian Yesus akan menjadi bencana baginya, maka iblis tidak mungkin berniat untuk menyalibkan Yesus. Ada beberapa ayat yang mendukung tentang hal ini dan perlu kita ketahui juga, bahwa di pihak Tuhan, Yesus yang kita sembah, Dia tidak bisa gagal, dan semua rencana-Nya pasti tergenapi dengan sempurna. Yesus adalah pattern 'model' kita, pola kemenangan-Nya adalah sama untuk hidup kita. Yusuf pernah berkata bahwa kamu mereka-rekakan yang jahat padaku, tetapi di detik yang sama Tuhan mereka-rekakan yang baik padaku.

Iblis Tidak Mengetahui Rencana Tuhan.

Matius 8:29 (Orang yang kerasukan di Gadara). "Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?""

  • Ketika Yesus sampai di Gadara dan bertemu dengan orang yang kerasukan roh jahat, maka yang diteriakkan oleh roh jahat adalah, "Apa urusan-Mu dengan kami?" Roh jahat tersebut menebak bahwa Yesus datang ke sana untuk menyiksa mereka sebelum waktunya. Roh jahat tersebut hanya tahu bahwa mereka akan disiksa di neraka selama-lamanya. Mereka berpikir bahwa Yesus yang merupakan musuh besar roh-roh jahat mau merusak pekerjaan mereka, sehingga menimbulkan sebuah rivalitas, sebuah persaingan yang harus dimenangkan. Cara berpikir yang paling negatif dari roh-roh jahat ini adalah, "Yesus mau menyiksa kita lebih cepat dari waktu yang telah ditetapkan."  Pada saat itu, iblis tidak tahu apa-apa tentang penebusan dosa manusia dan tentang rencana Bapa di sorga.

Yohanes 13:1-2 (Iblis membisik kepada Yudas). "Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia."

  • Iblis tidak mengira bahwa kedatangan Tuhan Yesus adalah untuk menderita, mati, dan bangkit untuk manusia. Yesus tahu akan saatnya, Yesus mengetahui kehendak dan rancangan Bapa di sorga.
  • Ini seperti sebuah permainan catur besar dan iblis benar-benar digoblokin oleh Tuhan. Yesus datang bukan untuk meniadakan Taurat tetapi untuk menggenapi Taurat tersebut. Semua yang terjadi di hidup Yesus menggenapi Perjanjian Lama. Yesus lahir ke dunia ini untuk menggenapi perkataan dan nubuatan nabi-nabi. Bahkan kapan Yesus akan disalib, mati, dan kemudian bangkit pun sudah dinubuatkan di dalam Perjanjian Lama. Yesaya pernah mengatakan bahwa Yesus akan mati tanpa tulang yang patah, bahkan tentang pakaian Yesus yang dibagi-bagi pun sudah dinubuatkan. Tanpa disadari, semuanya digiring untuk menggenapkan kehendak Bapa. Mulai hari ini, giring problem-mu untuk menggenapkan rencana Bapa yang penuh dengan kemuliaan bagi hidup kita.
  • Seandainya iblis tahu akan akibat yang akan dia terima apabila Yesus mati di atas kayu salib, pasti dia tidak akan merencanakan penyaliban tersebut.

Yohanes 13:27, "Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.""

  • Yudas kerasukan iblis. Kalau kita sudah biasa mendengar bisikan-bisikan iblis, pasti ujungnya iblis tersebut ingin merasuki hidup kita. Yesus tahu bahwa Yudas kerasukan iblis, oleh karena itu Yesus berkata, "Apa yang hendak engkau perbuat, perbuatlah segera." Yesus berkata seperti itu kepada Yudas dan juga kepada iblis yang merasukinya.
  • Iblis tidak bisa membunuh Yesus. Tetapi dalam kasus ini, Yesus menyerahkan nyawa-Nya. Tanpa izin dari Tuhan, tidak ada satupun yang dapat membunuh-Nya. Sebagai contoh, di dalam Yohanes 18:4-6dikatakan, "Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu cari?" Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: "Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah." Ketika orang-orang hendak menangkap Yesus, Yesus berkata, "Akulah Dia." Semua orang saat itu juga jatuh ke tanah. Kalau pada saat itu Yesus berkata, "Tidak ada yang boleh menyentuh Aku!" Maka pada saat itu juga tidak akan ada seorangpun yang bisa menyentuh-Nya. Di dalam Matius 26:53-54 dikatakan, "Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"" Yesus bisa minta pasukan malaikat membantu-Nya, tetapi Dia menyerahkan diri-Nya untuk menggenapi semua nubuatan yang pernah disampaikan di Perjanjian Lama.
  • Saat berhasil membunuh Yesus, iblis merasa menang. Padahal itu bukanlah kemenangan yang sebenarnya, tetapi merupakan awal bencana dan musibah bagi iblis dan para pengikutnya hingga hari ini, sedangkan di pihak Tuhan, Dia menang di dalam setiap detik di hidup kita.

Di dalam Perjanjian Lama, setahun sekali, di hari Passover 'Paskah' ini, Imam Besar dengan pakaian kebesarannya akan masuk ke dalam ruang Mahakudus, dimana terdapat Tabut Tuhan di sana. Imam Besar tersebut membawa darah anak domba yang disembelih untuk pengampunan dosa kita. Perjanjian Lama adalah shadow 'bayangan', sedangkan Perjanjian Baru adalah substance 'inti'nya. Imam Besar membawa darah setahun sekali, dia masuk ke ruang Mahakudus dan memercik darah tersebut ke Tabut Perjanjian. Dengan pemercikan darah itu, maka secara profetis di Perjanjian Lama, didamaikanlah manusia dengan Tuhan. Perjanjian lama adalah gambaran dan sesungguhnya tidak mungkin manusia bisa ditebus oleh darah binatang.

Selama ini, orang mencari Tabut Perjanjian tersebut. Ada banyak teori yang menyatakan tentang letak Tabut Perjanjian tersebut. Orang Yahudi berkata bahwa Tabut Perjanjian ada di Etiopia. Tetapi pada tahun 1980'an, ada seorang arkeolog yang pernah mempelajari tentang medis, yang bernama Ron Wyatt. Pada awal tahun 1980, Ron pergi ke Israel dan berbicara dengan pejabat pemerintah yang mengurus penggalian benda purbakala. Dia berkata bahwa pada saat mereka berjalan di Garden Tomb, dimana terdapat bukit Golgota di seberangnya, seperti ada refleksi sesuatu yang ilahi, seperti ada tangan yang menunjuk ke sesuatu, pada saat itu daerah itu banyak sekali tumpukan sampah. Ron percaya bahwa Tabut Perjanjian ada di sana.

Sampai saat ini, orang Yahudi Orthodox rindu sekali untuk membangun Bait Allah, namun Bait tidak ada artinya kalau tanpa Tabut Perjanjian. Pada akhirnya, Ron diizinkan untuk menggali di sana. Ron dibantu oleh 2 orang putranya. Namun karena salah satunya jatuh sakit, maka kedua anaknya harus kembali ke Amerika. Untuk itu, penggalian dilanjutkan dengan bantuan dari orang lokal. Sekarang ini, hasil penggalian ini menjadi suatu perbantahan. Tetapi apabila kita membandingkan dengan logika Alkitab, menurut saya ini benar.

Setelah masuk dalam, Ron menemukan sebuah celah yang sempit sekali. Ron merasakan bahwa ada tarikan tertentu untuk masuk ke dalam. Karena Ron tidak bisa masuk, Ron menyuruh orang lokal untuk masuk. Setelah orang lokal tersebut keluar, dia tidak mau kembali ke sana lagi. Ron berkata pasti ada sesuatu di dalam sana. Ron kemudian memperbesar lubangnya, dan kemudian dia masuk ke dalam. Waktu dia masuk, dia melihat sesuatu yang sangat mencengangkan. Dia melihat Tabut Perjanjian ada di sana.

Ron sudah meninggal pada tahun 2008 yang lalu. Sebelum dia meninggal, ada seorang wartawan yang mewawancarainya. Wartawan ini berkata, "Ron, hidupmu mau selesai, boleh aku tanya sesuatu? Sebenarnya penemuanmu itu valid atau hanya sebuah kebohongan belaka?" Ron berkata, "Aku tidak bohong, aku melihat Tabut Perjanjian itu di sana." Ron sudah berjanji kepada pemerintah Israel bahwa dia tidak akan menceritakan tentang hal ini kepada publik, karena risikonya akan sangat besar sekali. Apabila orang Yahudi ekstrim mengetahui akan hal ini, maka mereka akan mengambil Tabut Perjanjian tersebut dan akan langsung membangun Bait Allah tanpa pikir panjang lagi. Itu artinya pernyataan perang dengan pihak muslim, karena apabila Bait Allah kembali dibangun, lokasinya sedikit bersentuhan dengan mesjid Al-Aqsa. Kalau Bait Allah dipaksakan untuk dibangun, maka otomatis akan merubuhkan mesjid tersebut dan memicu Perang Dunia ketiga.

Kalau orang-orang Yahudi tahu akan hal ini, mereka akan berbondong-bondong berbalik dan percaya kepada Yesus. Kenapa? Karena pada saat Ron masuk ke dalam, dia melihat Tabut Perjanjian dan bertemu dengan 4 malaikat. Yang aneh, di atas Tabut Perjanjian itu, di bagian tutup pendamaian, Ron melihat banyak sekali percikan darah. Ron bertanya-tanya, "Ini darah apa?" Kemudian dilakukanlah penelitian tentang darah tersebut. Darah tersebut bukan darah binatang, bukan darah domba, tetapi darah manusia, namun tidak seperti darah manusia pada umumnya. Darah ini sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan darah itu masih hidup hingga saat ini.

Kalau kita menerima Tubuh dan Darah-Nya, kita percaya bahwa the life is in the blood and the blood is still alive today 'ada kehidupan di dalam darah dan darah itu masih hidup hingga hari ini'. Ron kemudian melihat ke atas, ada retakan di bagian atas. Ron tahu bahwa itu bukan retakan alami, tetapi retakan yang diakibatkan karena gempa bumi. Ron kemudian mengukur dengan alatnya dan mencari tahu retakan ini akan berujung hingga kemana. Dia tes dan kemudian dia menemukan bahwa retakan itu sampai keluar. Ron kemudian melihat ke bagian atas, dia menemukan ada sebuah lubang, dan lubang itu pernah digunakan untuk menyalibkan seseorang.

Saat Yesus disalib, ketika Dia mati, bagian bawah Bukit Golgota retak, dan Darah-Nya dicurahkan hingga habis. Terbukti saat lambungnya ditombak, yang keluar bukanlah darah, melainkan air. Darah yang tercurah tersebut masuk ke dalam retakan dan menyentuh tutup pendamaian untuk pertama kalinya, setelah ribuan tahun. Darah profetis yang mendamaikan manusia dengan Tuhan. Dan semuanya sudah tergenapi. Yesus berkata, "Aku tidak meniadakan Hukum Taurat tetapi Aku datang untuk menggenapinya." Saat Darah Yesus menetes ke tutup pendamaian, maka semuanya sah,  dosamu diampuni.

Pada saat itu, iblis tidak tahu. Dia pikir bahwa kematian Yesus adalah kemenangannya. Tetapi di detik Yesus mati, mimpi buruk bagi iblis dan pengikutnya dimulai. Pada saat Darah Tuhan habis tercurah, iblis tertawa dan merasa bahwa dia sudah menang. Padahal Darah-Nya mengucur ke bawah dan menyentuh tutup pendamaian. Pada saat itu, Bapa berkata, "Selesai. Dosa kalian diampuni. Anak-Ku yang membayar semuanya." Iblis kemudian kaget saat dia sadar bahwa Darah Yesus sampai ke tutup pendamaian. Iblis gemetar dan mimpi buruknya dimulai.

Saat Yesus mati apa yang terjadi?

1 Petrus 3:18-20, "Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu."

  • Pada waktu Yesus mati, Roh-Nya pergi kemana? Roh-Nya tidak naik ke sorga. Dia menuju ke dunia orang mati, dimana orang-orang kudus-Nya menanti saat kedatangan-Nya. Untuk orang yang menolak Tuhan, mereka semua dipenjara. Tetapi untuk orang-orang kudus-Nya, mereka menunggu di tempat penantian di hades. Yesus pergi ke dunia orang mati, bukan untuk kotbah, tetapi untuk memproklamasikan tentang apa yang telah dilakukan-Nya. Yesus berkata, "Aku menebus dosa-dosamu. Semuanya sudah digenapi." Dan orang-orang benar berkata, "Tuhan telah melepaskan kita."

Matius 27:52-53, "dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang."

  • Mereka yang dibangkitkan adalah orang-orang benar. Ketika Mesias 'Juruselamat' telah datang, maka semua belenggu dilepaskan. Saat Yesus bangkit, mereka semua pun ikut bangkit dari kuburnya.
  • Mengapa semua belenggu bisa terlepas? Karena di hari yang sama, Yesus mendatangi tahta iblis dan berkata, "Halo, kita ketemu di sini. Semua dosa manusia, sudah Aku tebus. Genap seperti yang dikatakan Bapa-Ku. Tumit-Ku sudah diremukkan, sekarang bagian Aku yang meremukkan kepalamu." Pada saat itu, iblis dilucuti dari segala kuasanya. Dan kemudian Yesus berkata, "Yang mau keluar, mari keluar dengan Aku." Oleh karena itu, mereka mengalami kebangkitan orang mati secara massal. Dan hal ini akan terjadi lagi. Kita akan melihat oma opa kita yang percaya kepada Yesus akan muncul dan kita juga akan dibawa Tuhan ikut bersama dengan Dia di dalam pengangkatan Gereja Tuhan.
  • Iblis berkata, "Gila, kita ditipu." Pada hari itu hancur semua yang sudah dilakukan iblis. Yesus merampas jiwa-jiwa yang ada untuk pergi bersama dengan Dia. Dan pada hari yang ketiga, Yesus bangkit dari antara orang mati. Dan kita semua berkata, "Terima kasih Tuhan, Engkau sudah bangkit daripada orang mati."

Yeremia 29:11 (TB), "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Jeremiah 29:11 (NIV), "For I know the plans I have for you," declares the Lord, "plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future."

  • Rancangan-Ku bagimu adalah rancangan yang membuat kamu berkelimpahan dan sejahtera, dan bukan untuk mencelakai engkau, rencana untuk harapan dan masa depan.
  • Yesus menyelesaikan bagian-Nya. Dia melepaskan yang terpenjara, yaitu orang-orang kudus-Nya. Mereka semua bangkit bersama Yesus, dan pada saat yang bersamaan, tahta iblis dihancurkan.

Lukas 4:5-8, "Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia. Kata Iblis kepada-Nya: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu." Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!""

  • Iblis pernah meng-claim bahwa semua kuasa telah diberikan kepadanya. Tetapi pada saat tahtanya dihancurkan, segala kuasa telah diberikan kepada Yesus.

Sebelum naik ke Surga, di dalam Matius 28:18-20 dikatakan bahwa, "Yesus mendekati mereka dan berkata, "Kepadaku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.""

  • Yesus sudah bangkit, oleh karena itu mari kita juga bangkit.
  • Percaya pada Yesus, terima Dia jadi Tuhan dan Juruselamat pribadimu. Dan katakan bahwa aku mau menerima penebusan dan rancangan-Nya yang ajaib.

Papan iklan &#39;<b>Yesus</b> seorang Muslim&#39; bikin heboh Ohio | Kabar <b>...</b>

Posted: 11 Apr 2014 12:14 AM PDT

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

Rashid wrote:nah ente pinter Ky, cuman maseh malu malu aje untuk mengakui Islam.
jadi kagak salah pan kalau ane katakan Yesus (PBUH) ntuh Muslim, gitu aje kok repot.
kristen merasa terzolimi dengan kenyataan ntuh

Ngga lah bung, ane ga malu malu kok. Ane mengakui islam benar……BENAR BENAR SESAT!!!!

Muslim memiliki arti harfiah "Berserah", Yesus berserah pada rencana penyelamatan manusia, Ane berserah pada Tuhan Yesus sama juga dengan Sidharta yang berserah pada Tuhannya. Monggo monggo bae lah mas shid, sakarep ente.

TAPIIIII kalau ente bilang Yesus, Abraham, Nuh, dan semua nabi JAHUDI ente bilang islam baru ane protes. Syahadat nya gimana, shalat nya gimana, TUHANnya siapa???? kan laen tuh masalahnya mas shid. Semoga ente tetap jadi muslim yang meninggalkan islam dan kesesatannya termasuk keinginan ente berpoligami. :finga:

- HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

- MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Faithfreedom Indonesia
Faithfreedom forum static
Faithfreedompedia
Faithfreedompedia

PKS Partai Phustun dan Sapi
Foto Skandal-Skandal PKS

Jesus Our Life: <b>Rencana</b> Keselamatan <b>Allah</b> buatmu

Posted: 31 Mar 2014 11:59 PM PDT

Hai Kawan! Saya akan mengajukan pertanyaan yang paling penting di dalam kehidupan ini.

Kebahagiaan dan kesusahan Anda dari sekarang sampai selama-lamanya akan bergantung pada jawaban Anda. Pertanyaannya adalah: Apakah Anda sudah diselamatkan? Ini bukan pertanyaan tentang perbuatan baik Anda, bukan juga apakah Anda anggota gereja, tetapi apakah Anda sudah diselamatkan? Apakah Anda yakin akan masuk surga setelah meninggal dunia. Allah mengatakan bahwa untuk dapat masuk ke surga, Anda harus dilahirkan kembali.

Dalam Yohanes 3:7, Yesus berkata kepada Nikodemus, "Kamu harus dilahirkan kembali." Dalam Alkitab, Allah memberikan rencana bagaimana caranya untuk dapat dilahirkan kembali yang berarti diselamatkan. Rencana-Nya sangat sederhana! Anda dapat diselamatkan hari ini juga. Bagaimana caranya? Pertama-tama kawanku, Anda harus sadar bahwa Anda adalah orang berdosa. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23). Karena Anda adalah orang berdosa, Anda dipastikan akan mengalami maut. "Sebab upah dosa ialah maut" (Roma 6:23).

Pertama Ini artinya pemisahan kekal dari Allah di dalam neraka. "... manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi" (Ibrani 9 : 27). Tetapi Allah sangat mengasihi Anda, Dia telah memberikan Anak-Nya yang tunggal, Yesus, untuk menanggung dosa Anda dan mati untuk Anda. ". . . Dia (Yesus) yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2 Korintus 5 : 21). Yesus harus meneteskan darah-Nya dan mati. "Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya..... " (Imamat 17 : 11). "...tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan" (Ibrani 9 : 22). "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Roma 5:8).

Meskipun kita tidak dapat mengerti bagaimana caranya, Allah berkata bahwa dosa-dosa saya dan Anda telah dibebankan pada Yesus dan Ia mati untuk kita. Dia dijadikan pengganti kita. Ini adalah kebenaran. Allah tidak dapat berbohong, Kawanku, "...sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" (Kis 17:30).

Kedua Pertobatan ini adalah perubahan cara berpikir di mana seseorang mengaku dan setuju bahwa ia orang berdosa di hadapan Allah dan mengaku serta menerima apa yang telah dilakukan Yesus di atas kayu salib untuk kita semua. Dalam Kisah Para Rasul 16 : 30-31, penjaga penjara Filipi bertanya kepada Paulus dan Silas :..... Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?" Jawab mereka : Percayalah kepada Tuhan Yesus Knstus dan engkau akan selamat..... "
Percayalah pada-Nya sebagai seseorang yang telah menanggung dosa-dosa Anda, dan mati menggantikan Anda, dikuburkan, dan dibangkitkan kembali oleh Allah. Kebangkitan-Nya memastikan bahwa orang percaya dapat yakin akan kehidupan kekal saat menerima Yesus sebagai Juruselamat. "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya " (Yohanes 1:12).
"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Roma 10:13). Barangsiapa dalam kutipan di atas termasuk Anda. Akan diselamatkan bukan berarti mungkin, atau dapat, tetapi pasti diselamatkan.

Ketiga Tentu Anda sadar bahwa Anda seorang berdosa. Saat ini juga, di manapun Anda berada, bertobatlah, angkatlah hatimu pada Allah dalam doa. Dalam Lukas 18 :13, seorang yang berdosa berdoa : ... Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. " Berdoalah :

"Ya Allah,
aku tahu bahwa aku adalah orang berdosa.
Aku percaya bahwa Yesus telah menggantikan
aku waktu Dia mati di kayu salib.
Aku percaya bahwa penumpahan darah-Nya,
kematian-Nya,
penguburan-Nya dan kebangkitan-Nya adalah untuk aku.
Sekarang aku menerima-Nya sebagai Juruselamat-ku.
Terima kasih atas pengampunan dosa-dosaku,
pemberian keselamatan dan kehidupan yang kekal,
karena rahmat dan anugerah-Mu.
Amin."
Terimalah Firman Allah dan dapatkanlah keselamatan daripada-Nya dengan iman. Percayalah, maka Anda akan diselamatkan. Bukan gereja, perkumpulan atau pun perbuatan-perbuatan baik yang menyelamatkan Anda. Ingatlah, hanya Allah yang dapat melakukan karya keselamatan, secara menyeluruh! Rencana keselamatan Allah yang sederhana adalah: Anda orang berdosa.

Keempat Apabila Anda tidak percaya dalam Yesus yang telah mati menggantikan Anda, pasti Anda akan tinggal untuk selama-lamanya di dalam neraka. Jika Anda percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat yang telah disalibkan, dikuburkan serta dibangkitkan, Anda menerima pengampunan atas segala dosa dan karunia keselamatan kekal karena iman. Anda berkata, "Tidak mungkin semudah itu !" Ya, memang semudah itu ! Ini sesuai Alkitab. Ini adalah rencana Allah.

Hai kawan, percayalah pada Yesus dan terimalah Dia sebagai Juruselamat-mu hari ini juga. Kalau rencana-Nya masih belum jelas bagi Anda, bacalah tulisan ini berulang-ulang tanpa berhenti sampai Anda mengerti. Jiwa Anda lebih berharga daripada seluruh dunia. "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?" (Markus 8 : 36). Anda harus benar-benar pasti akan keselamatan pribadi ini. Apabila Anda kehilangan jiwa, Anda akan kehilangan surga dan kehilangan segala-galanya. 

Saya mohon dengan sangat, biarkanlah Allah selamatkan Anda saat ini juga! Kuasa Allah akan menyelamatkan Anda, tetapkan keselamatan Anda dan mungkinkan Anda untuk hidup sebagai orang Kristen yang selalu menang atas pencobaan.

Kelima "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13).
Jangan tergantung pada perasaan Anda. Perasaan itu selalu berubah. Berdirilah pada janji-janji Allah. Janji-janji Allah tidak pernah berubah. Setelah Anda selamat, ada tiga hal yang perlu dilakukan setiap hari untuk pertumbuhan iman:

Berdoa-Berbicara kepada Allah. Bacalah Alkitab-Biarkan Allah berbicara. Bersaksi-Anda berbicara bagi Allah.

Anda perlu dibaptis sesuai kepatuhan Anda pada Tuhan Yesus Kristus sebagai kesaksian pada khalayak ramai atas keselamatan Anda, dan kemudian bergabung secepatnya dengan gereja yang menjunjung tinggi Alkitab sebagai Firman Allah. "Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita. ....... " (2 Timotius 1 : 8).

"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 10:32).

Friday, 25 April 2014

rencana tuhan yesus/Kumpulan Khotbah Kristen: KASIH KARUNIA DAN KESELAMATAN

rencana tuhan yesus/Kumpulan Khotbah Kristen: KASIH KARUNIA DAN KESELAMATAN


Kumpulan Khotbah Kristen: KASIH KARUNIA DAN KESELAMATAN

Posted: 25 Apr 2014 07:22 AM PDT

Kasih karunia Allah merupakan kasih yang secara sukarela ditunjukkan kepada orang berdosa yang bersalah, berlawanan dengan apa yang pantas mereka terima dan sesungguhnya bertentangan dengan keburukan mereka. Allahlah yang menunjukkan kebaikan kepada orang-orang yang hanya pantas mendapat hukuman yang berat dan mereka tidak memiliki alasan untuk mengharapkan apa pun kecuali hukuman yang berat. Perjanjian Baru menyatakan kasih karunia Allah dalam tiga hubungan khusus, masing-masing menimbulkan kekaguman terus-menerus bagi orang Kristen yang menaruh percaya. I. Kasih Karunia adalah Sumber Pengampunan Dosa • Injil berpusat pada pembenaran. Maksudnya, pada penghapusan dosa dan penerimaan diri kita oleh Allah, yang berjalan seiring dengan pembenaran itu. • Pembenaran sungguh-sungguh merupakan transisi dramatis dari status penjahat terkutuk yang menantikan hukuman mengerikan menjadi ahli waris yang menantikan warisan yang menakjubkan. • Pembenaran terjadi karena iman. Pembenaran terjadi saat seseorang menaruh kepercayaannya yang menentukan pada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. • Pembenaran itu bersifat cuma-cuma bagi kita, tetapi sangat mahal bagi Allah, sebab harga yang harus dibayar adalah kematian Yesus sebagai penebus dosa. • Allah secara sukarela memutuskan untuk menyelamatkan manusia dan melakukan penebusan. II. Kasih Karunia sebagai Motif dari Rencana Keselamatan • Pengampunan adalah inti Injil. Namun, bukan doktrin tentang kasih karunia yang sepenuhnya. • Sebab PB menentukan karunia pengampunan Allah dalam konteks rencana keselamatan, yang dimulai dengan pemilihan sebelum dunia ada dan hanya akan digenapi ketika gereja sudah sempurna dalam kemuliaan. • Jadi, kita sebagai orang percaya bisa bersukacita karena tahu bahwa pertobatan kita tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan tindakan Allah yang telah dilakukan dalam rencana yang kekal untuk memberkati kita dengan karunia keselamatan dari dosa secara cuma-cuma. • Allah berjanji dan berencana untuk melakukan rencana-Nya sampai tuntas dan karena rencana-Nya dilakukan oleh kuasa yang berdaulat, maka tidak ada yang dapat menggagalkannya. III. Kasih Karunia sebagai Jaminan Perlindungan terhadap Orang Kudus • Jika rencana keselamatan pasti digenapi, maka masa depan orang Kristen terjamin. • Saya saat ini dan selamanya akan "terpelihara dalam kekuatan Allah karena iman, sementara menantikan keselamatan (1 Pet.1:5). • Saya tidak perlu menyiksa diri dengan ketakutan bahwa iman saya akan gagal. • Sebab kasih karunia telah menuntun saya pada iman sebagai langkah pertama. • Kasih karunia akan menjaga saya untuk tetap percaya sampai pada akhirnya. • Iman sejak awal dan selanjutnya merupakan karunia anugerah bagi saya.

Renungan Harian Air Hidup: <b>YESUS</b> KRISTUS: Korban yang <b>...</b>

Posted: 17 Apr 2014 11:00 AM PDT

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 18 April 2014

Baca:  Ibrani 10:1-18

"Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan."  Ibrani 10:14

Bagi manusia kematian dianggap sebagai suatu kejadian yang sangat mengerikan dan menjadi akhir dari segala-galanya.  Namun kematian Yesus adalah bagian dari rencana Bapa untuk menyelamatkan manusia, meskipun cara kematian Yesus itu tampak memalukan, hina dan sangat menyakitkan seperti tertulis:  "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"  (Galatia 3:13).

     Ada rencana Bapa di balik kematian Yesus yang sangat tragis ini.  "...Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri."  (Ibrani 13:12).  Yesus harus menanggung penderitaan begitu hebat, supaya kita yang percaya kepadaNya diselamatkan;  kematianNya adalah untuk menyelamatkan orang berdosa.  Sekalipun harus menghadapi maut Yesus tetap taat kepada Bapa, bahkan dengan tegas Ia menyatakan,  "Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran;"  (Yohanes 18:37).  Saat tergantung di kayu salib  "... seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air."  (Yohanes 19:34).  Darah dan air adalah tanda anugerah pembersihan dan kuasa pengampunan yang tersedia untuk setiap orang yang percaya kepadaNya;  dan saat Yesus berkata,  "Sudah selesai."  (Yohanes 19:30), maka keselamatan bagi manusia sudah digenapiNya.

     Melalui pengorbanan Yesus perseteruan antara Allah dan manusia oleh karena dosa sudah dihapuskan dan diperdamaikan.  "Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"  (Roma 5:10).  Jadi Yesus adalah korban pendamaian antara manusia dengan Allah.  Dengan demikian hutang dosa kita telah dibayar lunas  "...bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat."  (1 Petrus 1:18-19).

"...kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus."  Ibrani 10:10

Wednesday, 23 April 2014

rencana tuhan yesus/4 Dimensi Pelayanan Roh Kudus by Ps. Philip Mantofa | The Color ...

rencana tuhan yesus/4 Dimensi Pelayanan Roh Kudus by Ps. Philip Mantofa | The Color <b>...</b>


4 Dimensi Pelayanan Roh Kudus by Ps. Philip Mantofa | The Color <b>...</b>

Posted: 18 Apr 2014 02:45 AM PDT

AOG 06 April 2014

1 Korintus 3:16-18
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu. Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.

Karya Allah terbesar adalah keselamatan saat Yesus mati di atas kalvari. Namun tidak hanya berhenti sampai dalam tahap ini saja. Keberadaan fisik Tuhan Yesus terbatas secara tempat, oleh sebab itu kini Yesus hadir secara Roh supaya Dia bisa bersekutu dengan setiap orang, menjadi intim dan dekat dengan setiap orang. Tuhan ingin meningkatkan pekerjaanNya di dunia ini, oleh sebab itu persiapkan setiap diri kita untuk benar-benar mengalami dimensi Roh Kudus dalam hidup kita.

1. Roh Kudus selalu ingin mempersembahkan hati kita untuk Tuhan Yesus.

Perkerjaan Roh Kudus yang pertama bukan berbahasa lidah, tetapi di dalam hati kita. Berbahasa lidah hanyalah manifestasi yang terjadi. Baptisan Roh Kudus berarti hati kita yang dibaptis oleh Roh Kudus. Pekerjaan Roh Kudus setiap hari untuk membawa kita masuk lebih dalam adalah hanya melalui satu pintu, yakni pintu hati. Karya pertamanya yang akan selalu Roh Kudus urusi adalah bagian dalam hati kita yang belum menjadi milik Tuhan Yesus.

Roh Kudus akan terus mengejar hati kita sampai setiap bagian diserahkan secara total kepada Tuhan.

Bedanya Roh Kudus dengan roh jahat adalah Roh Kudus mengejar kesalahan kita untuk menuntun kita. Tetapi roh jahat mengejar kesalahan kita untuk mendakwa dan mengintimidasi hidup kita. Cara terbaik untuk menyerahkan hidup kita total kepada Tuhan, adalah kita peka akan suara Roh Kudus. Sebab dari hati kita akan memancar kehidupan itu sendiri.

Jadikan sebuah praktek setiap hari untuk kita mengakui dosa yang kita sengaja untuk lakukan. Itu semua harus disingkirkan untuk kita mengalami dimensi kuasa Roh Kudus.

Ketika dalam bagian hati kita ada bagian yang abu-abu saja, Roh Kudus sudah cemburu. Apapun yang sifatnya menjauhi Yesus, menentang Yesus, tidak seperti Yesus, dalam hati kita sudah ada alarm yang otomatis mengingatkan kita, itu adalah Roh Kudus yang cemburu dalam hidup kita.

Misi Roh Kudus terbesar adalah ketika hati kita berserah total sepenuhnya kepada Tuhan. Jika dalam diri kita masih ada sesuatu yang belum kita selesaikan dengan Tuhan, Roh Kudus akan selalu kejar hati kita.

Peperangan rohani yang sesungguhnya adalah peperangan antara daging kita dengan Roh Kudus setiap hari. Jika kita bisa menang dalam peperangan rohani yang satu ini, tidak ada kuasa iblis apapun yang sanggup melawan kita.

Kuasa mengikat dan melepas tidak diberikan kepada Petrus karena Petrus berkata Yesus adalah Mesias. Kuasa mengikat dan melepas, segala peperangan rohani dapat kita kalahkan, saat kita dalam tahap pewahyuan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias, Anak Allah yang Maha Tinggi.

Jika kita mau melihat kuasa Roh Kudus nyata dalam hidup kita, serahkan semua hati kita totalitas kepada Tuhan, termasuk area-area yang mungkin selama ini masih kita tutupi dan belum kita serahkan ke dalam Tuhan.

2. Roh Kudus memberi kita sukacita surgawi dalam apa yang kita lakukan setiap hari.

Saat kita berbahasa Roh, membangun keintiman dengan Roh Kudus setiap hari dan setiap pagi, maka Roh Kudus akan memberi ke dalam hati kita sukacita surgawi saat kita melakukan apapun hari itu.

Tuhan memberi kita bahasa Roh agar kita bisa berdoa. Di area-area di mana kita belum menyerahkan hati kita belum kita serahkan kepada Tuhan Yesus, Roh Kudus sudah terlebih dahulu duduk di area itu untuk mempersiapkan jalan. Sekalipun hidup kita sudah diselamatkan, namun tidak berarti semua area hidup kita sudah diserahkan menjadi milik Yesus.

Saat hati kita diserahkan ke bawah kaki Yesus sepenuhnya, Tuhan akan memberikan sukacita ilahi untuk kita mengerjakan panggilan Tuhan dan rencana Tuhan dalam hidup kita.

3. Roh Kudus ingin memakai hidup kita untuk kemuliaan Tuhan Yesus.

Di level ketiga ini, Roh Kudus mulai memakai segala sesuatu dalam hidup kita untuk kemuliaan Tuhan, sekalipun itu mulai dari hal-hal sepele dalam hidup kita. Ketahuilah bahwa Roh Kudus jauh lebih rindu memakai hidup kita, daripada kerinduan kita untuk dipakai Tuhan Yesus. Saat kita percaya dan berserah total kepada Tuhan, Tuhan akan memakai hidup kita, bahkan jauh lebih besar daripada apa yang Yesus lakukan saat Dia masih hidup di dunia ini.

1 Korintus 10:31
Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

2 Timotius 2:20-21
Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal- hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

Namun seringkali kita berdalih bahwa bagaimana mungkin kita bisa melakukan pekerjaan yang Yesus lakukan karena Dia adalah Anak Allah. Yang membuat Yesus menjadi besar adalah ketaatanNya kepada Bapa, Dia menanggalkan keAllahanNya, mengambil rupa seorang hamba dan 100%. Dia taat terhadap panggilan Bapa dalam hidupNya dan Dia berserah penuh kepada Roh Kudus. Jadi dalam pelayanan kita, Yesus dan kita adalah sama, yang membedakan hanya Dia adalah Anak Allah dan kita bukan, Dia adalah pencipta dan kita adalah yang diciptakan.

Roh Kudus adalah Roh Bapa dan Roh Anak itu sendiri, yaitu sebuah roh ketaatan yang berserah 100% kepada Tuhan Yesus.

Kunci setiap pemakaian Allah yang besar dalam hidup anak-anak Allah adalah penyerahan total kepada Roh Kudus setiap hari untuk memastikan 100% hati kita diserahkan ke dalam tangan Tuhan.

Tuhan rindu setiap kita menjadi cermin kemuliaanNya. Tanpa kita sadari kita hanya pasif saja, Tuhan bisa pakai hidup kita untuk kemuliaanNya. Cermin itu sifatnya apapun yang muncul di depannya, itu jugalah yang muncul di cermin. Hobi Tuhan adalah memakai setiap kita untuk kemuliaanNya, sekonyol perihal liburan kita, perkara makan minum kita. Selama hati kita menurut 100% dengan Tuhan Yesus, apapun yang kita lakukan, atau mungkin tidak kita lakukan sekalipun, akan Tuhan pakai untuk kemuliaan Tuhan.

AOG 06 April 2014 Kotbah

4. Roh Kudus ingin melakukan mujizat di dalam nama Yesus dalam hidup kita, melalui hidup kita.

Dunia ini menunggu kuasa Allah semakin dinyatakan dalam dunia ini, dan itu hanya bisa terjadi saat kita menyerahkan hidup kita 100% total kepada Tuhan Yesus.

Source: Rangkuman Kotbah Ibadah Army of God Revival Service for Youth 06 April 2014 – Gereja Mawar Sharon Surabaya

Tuesday, 22 April 2014

rencana tuhan yesus/Jesus Our Life: Rencana Keselamatan Allah buatmu

rencana tuhan yesus/Jesus Our Life: <b>Rencana</b> Keselamatan <b>Allah</b> buatmu


Jesus Our Life: <b>Rencana</b> Keselamatan <b>Allah</b> buatmu

Posted: 31 Mar 2014 11:59 PM PDT

Hai Kawan! Saya akan mengajukan pertanyaan yang paling penting di dalam kehidupan ini.

Kebahagiaan dan kesusahan Anda dari sekarang sampai selama-lamanya akan bergantung pada jawaban Anda. Pertanyaannya adalah: Apakah Anda sudah diselamatkan? Ini bukan pertanyaan tentang perbuatan baik Anda, bukan juga apakah Anda anggota gereja, tetapi apakah Anda sudah diselamatkan? Apakah Anda yakin akan masuk surga setelah meninggal dunia. Allah mengatakan bahwa untuk dapat masuk ke surga, Anda harus dilahirkan kembali.

Dalam Yohanes 3:7, Yesus berkata kepada Nikodemus, "Kamu harus dilahirkan kembali." Dalam Alkitab, Allah memberikan rencana bagaimana caranya untuk dapat dilahirkan kembali yang berarti diselamatkan. Rencana-Nya sangat sederhana! Anda dapat diselamatkan hari ini juga. Bagaimana caranya? Pertama-tama kawanku, Anda harus sadar bahwa Anda adalah orang berdosa. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23). Karena Anda adalah orang berdosa, Anda dipastikan akan mengalami maut. "Sebab upah dosa ialah maut" (Roma 6:23).

Pertama Ini artinya pemisahan kekal dari Allah di dalam neraka. "... manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi" (Ibrani 9 : 27). Tetapi Allah sangat mengasihi Anda, Dia telah memberikan Anak-Nya yang tunggal, Yesus, untuk menanggung dosa Anda dan mati untuk Anda. ". . . Dia (Yesus) yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2 Korintus 5 : 21). Yesus harus meneteskan darah-Nya dan mati. "Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya..... " (Imamat 17 : 11). "...tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan" (Ibrani 9 : 22). "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Roma 5:8).

Meskipun kita tidak dapat mengerti bagaimana caranya, Allah berkata bahwa dosa-dosa saya dan Anda telah dibebankan pada Yesus dan Ia mati untuk kita. Dia dijadikan pengganti kita. Ini adalah kebenaran. Allah tidak dapat berbohong, Kawanku, "...sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" (Kis 17:30).

Kedua Pertobatan ini adalah perubahan cara berpikir di mana seseorang mengaku dan setuju bahwa ia orang berdosa di hadapan Allah dan mengaku serta menerima apa yang telah dilakukan Yesus di atas kayu salib untuk kita semua. Dalam Kisah Para Rasul 16 : 30-31, penjaga penjara Filipi bertanya kepada Paulus dan Silas :..... Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?" Jawab mereka : Percayalah kepada Tuhan Yesus Knstus dan engkau akan selamat..... "
Percayalah pada-Nya sebagai seseorang yang telah menanggung dosa-dosa Anda, dan mati menggantikan Anda, dikuburkan, dan dibangkitkan kembali oleh Allah. Kebangkitan-Nya memastikan bahwa orang percaya dapat yakin akan kehidupan kekal saat menerima Yesus sebagai Juruselamat. "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya " (Yohanes 1:12).
"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Roma 10:13). Barangsiapa dalam kutipan di atas termasuk Anda. Akan diselamatkan bukan berarti mungkin, atau dapat, tetapi pasti diselamatkan.

Ketiga Tentu Anda sadar bahwa Anda seorang berdosa. Saat ini juga, di manapun Anda berada, bertobatlah, angkatlah hatimu pada Allah dalam doa. Dalam Lukas 18 :13, seorang yang berdosa berdoa : ... Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. " Berdoalah :

"Ya Allah,
aku tahu bahwa aku adalah orang berdosa.
Aku percaya bahwa Yesus telah menggantikan
aku waktu Dia mati di kayu salib.
Aku percaya bahwa penumpahan darah-Nya,
kematian-Nya,
penguburan-Nya dan kebangkitan-Nya adalah untuk aku.
Sekarang aku menerima-Nya sebagai Juruselamat-ku.
Terima kasih atas pengampunan dosa-dosaku,
pemberian keselamatan dan kehidupan yang kekal,
karena rahmat dan anugerah-Mu.
Amin."
Terimalah Firman Allah dan dapatkanlah keselamatan daripada-Nya dengan iman. Percayalah, maka Anda akan diselamatkan. Bukan gereja, perkumpulan atau pun perbuatan-perbuatan baik yang menyelamatkan Anda. Ingatlah, hanya Allah yang dapat melakukan karya keselamatan, secara menyeluruh! Rencana keselamatan Allah yang sederhana adalah: Anda orang berdosa.

Keempat Apabila Anda tidak percaya dalam Yesus yang telah mati menggantikan Anda, pasti Anda akan tinggal untuk selama-lamanya di dalam neraka. Jika Anda percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat yang telah disalibkan, dikuburkan serta dibangkitkan, Anda menerima pengampunan atas segala dosa dan karunia keselamatan kekal karena iman. Anda berkata, "Tidak mungkin semudah itu !" Ya, memang semudah itu ! Ini sesuai Alkitab. Ini adalah rencana Allah.

Hai kawan, percayalah pada Yesus dan terimalah Dia sebagai Juruselamat-mu hari ini juga. Kalau rencana-Nya masih belum jelas bagi Anda, bacalah tulisan ini berulang-ulang tanpa berhenti sampai Anda mengerti. Jiwa Anda lebih berharga daripada seluruh dunia. "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?" (Markus 8 : 36). Anda harus benar-benar pasti akan keselamatan pribadi ini. Apabila Anda kehilangan jiwa, Anda akan kehilangan surga dan kehilangan segala-galanya. 

Saya mohon dengan sangat, biarkanlah Allah selamatkan Anda saat ini juga! Kuasa Allah akan menyelamatkan Anda, tetapkan keselamatan Anda dan mungkinkan Anda untuk hidup sebagai orang Kristen yang selalu menang atas pencobaan.

Kelima "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13).
Jangan tergantung pada perasaan Anda. Perasaan itu selalu berubah. Berdirilah pada janji-janji Allah. Janji-janji Allah tidak pernah berubah. Setelah Anda selamat, ada tiga hal yang perlu dilakukan setiap hari untuk pertumbuhan iman:

Berdoa-Berbicara kepada Allah. Bacalah Alkitab-Biarkan Allah berbicara. Bersaksi-Anda berbicara bagi Allah.

Anda perlu dibaptis sesuai kepatuhan Anda pada Tuhan Yesus Kristus sebagai kesaksian pada khalayak ramai atas keselamatan Anda, dan kemudian bergabung secepatnya dengan gereja yang menjunjung tinggi Alkitab sebagai Firman Allah. "Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita. ....... " (2 Timotius 1 : 8).

"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 10:32).