Monday, 21 April 2014

rencana tuhan yesus/Indah Rencanamu Tuhan: rencana tuhan yesus/CINTA YESUS ...

rencana tuhan yesus/Indah Rencanamu Tuhan: <b>rencana tuhan yesus</b>/CINTA YESUS <b>...</b>


Indah Rencanamu Tuhan: <b>rencana tuhan yesus</b>/CINTA YESUS <b>...</b>

Posted: 13 Apr 2014 10:03 AM PDT

Bertumbuh & Berbuah Sesuai Dengan Rencana Allah

Bertumbuh & Berbuah Sesuai Dengan Rencana Allah – (photo courtesy of lodiwine dot com)

"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah." Yohanes 15:1-2
Pohon anggur digunakan oleh Tuhan Yesus untuk menggambarkan seperti apa kehidupan kita dan hubungannya dengan Dia. Agar dapat tumbuh dengan baik, pohon anggur membutuhkan kondisi iklim dan tanah yang khusus. Pohon anggur juga membutuhkan perawatan yang seksama agar dapat memberikan buah yang memiliki kualitas terbaik.
*courtesy of PelitaHidup.com
Itulah sebabnya Tuhan menggambarkan kehidupan kita seperti pohon anggur. Kehidupan kita memerlukan kondisi yang dapat mendukung pertumbuhan rohani kita, agar dapat bertumbuh sesuai dengan rencana Allah.
Hidup kita juga membutuhkan perawatan agar dapat menghasilkan buah-buah rohani yang berkualitas, sehingga buah-buah tersebut dapat dinikmati oleh orang banyak.
Melalui kitab Yohanes pasal 15 ini, ada dua hal yang bisa kita ambil sebagai pedoman, agar kita dapat bertumbuh sesuai dengan rencana Allah.

1. Rela Dibersihkan

"Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah." Yohanes 15:2
Setiap pohon anggur yang bertumbuh, akan selalu dibersihkan oleh pemiliknya. Daun dan ranting yang kering dipotong, agar tidak mengganggu pertumbuhannya. Ranting yang berbuah dibersihkan daun-daun yang tidak perlu, sehingga buah yang dihasilkan dapat bertumbuh dengan baik.
Begitu pula dengan kehidupan kita, ada hal-hal yang dapat mengganggu pertumbuhan rohani kita. Bahkan akan menghalangi kita untuk dapat menghasilkan buah yang baik.
*courtesy of PelitaHidup.com
Melalui kejadian demi kejadian, Tuhan akan membersihkan kehidupan kita. Hal-hal yang tidak berkenan dengan Firman Tuhan harus dihilangkan dari pertumbuhan kehidupan rohani kita. Dengan demikian kita akan menghasilkan buah-buah roh, yang dapat dinikmati oleh orang banyak.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Untuk itu kita harus memiliki hati yang rela untuk dibersihkan oleh Tuhan. Janganlah kita mengeraskan hati kita ketika berada dalam proses pembersihan. Masalah demi masalah yang kita hadapi merupakan cara bagi Tuhan untuk membersihkan kehidupan kita. Mari kita belajar untuk mengetahui, melalui suatu masalah, bagian mana dari kehidupan kita yang sedang Tuhan bersihkan.
*courtesy of PelitaHidup.com
Relakan hidup kita untuk dibersihkan oleh Tuhan, agar kita dapat menghasilkan buah roh yang Tuhan kehendaki.

2. Tetap Dekat Dengan Tuhan

"Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku." Yohanes 15:4
Ranting-ranting yang menempel pada pokok anggur akan terus mendapat nutrisi yang dibutuhkannya. Nutrisi tersebut yang akan menghidupi ranting-ranting yang masih melekat pada pokok anggur. Sampai kepada proses pertumbuhan buah, nutrisi akan terus dibutuhkan agar buah dapat bertumbuh dengan baik.
Ranting-ranting yang sudah terlepas dari pokok anggur tentunya tidak akan mendapat asupan nutrisi lagi. Ranting itu akan menjadi kering dan tidak akan mengeluarkan buah lagi. Ranting yang kering hanya akan dilempar ke dalam api dan dibakar.
Kita perlu tetap melekat kepada Tuhan. Hanya dekat Dia saja kita dapat tetap bertumbuh dan mendapat asupan rohani yang baik. Dan tentunya kita akan menghasilkan buah roh dalam kehidupan kita.
Membaca, merenungkan Firman Tuhan dan berdoa setiap hari akan membuat kita tetap melekat kepada Tuhan. Firman Tuhan akan menerangi kehidupan kita dan memberi kekuatan agar kita dapat terus bertumbuh di dalam kebenaran.
Jika karena kesibukan aktivitas dan pekerjaan kita sehingga kita mulai mengabaikan untuk membaca Firman Tuhan dan mulai menunda-nunda untuk berdoa, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita mulai menjauh dari Tuhan. Hati-hati dengan keadaan seperti ini, karena kita tidak akan mendapatkan nutrisi rohani yang kita butuhkan. Keadaan ini akan membuat kita mati secara rohani dan tidak akan menghasilkan buah roh yang Tuhan kehendaki.
"Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu." Yakobus 4:8
*courtesy of PelitaHidup.com
Walaupun keadaan tidak mendukung dan kondisi kita melemah, tetaplah mendekat kepada Tuhan, Dia akan menolong kita dan memberi kita kekuatan. Bahkan Dia akan mengangkat kita dan memberikan kemenangan demi kemenangan dalam berbagai masalah dan pencobaan. Dia akan membuat hidup kita bersinar terang dan memancarkan kebenaran bagi setiap orang di sekitar kita. Kita akan menghasilkan buah-buah roh untuk dapat dinikmati oleh orang banyak. Haleluya!
"TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.
TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!" Mazmur 28:7-8
"TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku.
Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,
tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"
Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN." Mazmur 118:14

Riva Sinjal Riva Sinjal adalah penulis & pendiri Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Renungan Kategori Buah Roh

Rahasia Untuk Berbuah Lebat
"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,…read more →
Hidup Yang Menghasilkan Buah
"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,…read more →
Penyerahan Diri Seutuhnya
"Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia…read more →

4 Dimensi Pelayanan Roh Kudus by Ps. Philip Mantofa | The Color <b>...</b>

Posted: 18 Apr 2014 02:45 AM PDT

AOG 06 April 2014

1 Korintus 3:16-18
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu. Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.

Karya Allah terbesar adalah keselamatan saat Yesus mati di atas kalvari. Namun tidak hanya berhenti sampai dalam tahap ini saja. Keberadaan fisik Tuhan Yesus terbatas secara tempat, oleh sebab itu kini Yesus hadir secara Roh supaya Dia bisa bersekutu dengan setiap orang, menjadi intim dan dekat dengan setiap orang. Tuhan ingin meningkatkan pekerjaanNya di dunia ini, oleh sebab itu persiapkan setiap diri kita untuk benar-benar mengalami dimensi Roh Kudus dalam hidup kita.

1. Roh Kudus selalu ingin mempersembahkan hati kita untuk Tuhan Yesus.

Perkerjaan Roh Kudus yang pertama bukan berbahasa lidah, tetapi di dalam hati kita. Berbahasa lidah hanyalah manifestasi yang terjadi. Baptisan Roh Kudus berarti hati kita yang dibaptis oleh Roh Kudus. Pekerjaan Roh Kudus setiap hari untuk membawa kita masuk lebih dalam adalah hanya melalui satu pintu, yakni pintu hati. Karya pertamanya yang akan selalu Roh Kudus urusi adalah bagian dalam hati kita yang belum menjadi milik Tuhan Yesus.

Roh Kudus akan terus mengejar hati kita sampai setiap bagian diserahkan secara total kepada Tuhan.

Bedanya Roh Kudus dengan roh jahat adalah Roh Kudus mengejar kesalahan kita untuk menuntun kita. Tetapi roh jahat mengejar kesalahan kita untuk mendakwa dan mengintimidasi hidup kita. Cara terbaik untuk menyerahkan hidup kita total kepada Tuhan, adalah kita peka akan suara Roh Kudus. Sebab dari hati kita akan memancar kehidupan itu sendiri.

Jadikan sebuah praktek setiap hari untuk kita mengakui dosa yang kita sengaja untuk lakukan. Itu semua harus disingkirkan untuk kita mengalami dimensi kuasa Roh Kudus.

Ketika dalam bagian hati kita ada bagian yang abu-abu saja, Roh Kudus sudah cemburu. Apapun yang sifatnya menjauhi Yesus, menentang Yesus, tidak seperti Yesus, dalam hati kita sudah ada alarm yang otomatis mengingatkan kita, itu adalah Roh Kudus yang cemburu dalam hidup kita.

Misi Roh Kudus terbesar adalah ketika hati kita berserah total sepenuhnya kepada Tuhan. Jika dalam diri kita masih ada sesuatu yang belum kita selesaikan dengan Tuhan, Roh Kudus akan selalu kejar hati kita.

Peperangan rohani yang sesungguhnya adalah peperangan antara daging kita dengan Roh Kudus setiap hari. Jika kita bisa menang dalam peperangan rohani yang satu ini, tidak ada kuasa iblis apapun yang sanggup melawan kita.

Kuasa mengikat dan melepas tidak diberikan kepada Petrus karena Petrus berkata Yesus adalah Mesias. Kuasa mengikat dan melepas, segala peperangan rohani dapat kita kalahkan, saat kita dalam tahap pewahyuan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias, Anak Allah yang Maha Tinggi.

Jika kita mau melihat kuasa Roh Kudus nyata dalam hidup kita, serahkan semua hati kita totalitas kepada Tuhan, termasuk area-area yang mungkin selama ini masih kita tutupi dan belum kita serahkan ke dalam Tuhan.

2. Roh Kudus memberi kita sukacita surgawi dalam apa yang kita lakukan setiap hari.

Saat kita berbahasa Roh, membangun keintiman dengan Roh Kudus setiap hari dan setiap pagi, maka Roh Kudus akan memberi ke dalam hati kita sukacita surgawi saat kita melakukan apapun hari itu.

Tuhan memberi kita bahasa Roh agar kita bisa berdoa. Di area-area di mana kita belum menyerahkan hati kita belum kita serahkan kepada Tuhan Yesus, Roh Kudus sudah terlebih dahulu duduk di area itu untuk mempersiapkan jalan. Sekalipun hidup kita sudah diselamatkan, namun tidak berarti semua area hidup kita sudah diserahkan menjadi milik Yesus.

Saat hati kita diserahkan ke bawah kaki Yesus sepenuhnya, Tuhan akan memberikan sukacita ilahi untuk kita mengerjakan panggilan Tuhan dan rencana Tuhan dalam hidup kita.

3. Roh Kudus ingin memakai hidup kita untuk kemuliaan Tuhan Yesus.

Di level ketiga ini, Roh Kudus mulai memakai segala sesuatu dalam hidup kita untuk kemuliaan Tuhan, sekalipun itu mulai dari hal-hal sepele dalam hidup kita. Ketahuilah bahwa Roh Kudus jauh lebih rindu memakai hidup kita, daripada kerinduan kita untuk dipakai Tuhan Yesus. Saat kita percaya dan berserah total kepada Tuhan, Tuhan akan memakai hidup kita, bahkan jauh lebih besar daripada apa yang Yesus lakukan saat Dia masih hidup di dunia ini.

1 Korintus 10:31
Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

2 Timotius 2:20-21
Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal- hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

Namun seringkali kita berdalih bahwa bagaimana mungkin kita bisa melakukan pekerjaan yang Yesus lakukan karena Dia adalah Anak Allah. Yang membuat Yesus menjadi besar adalah ketaatanNya kepada Bapa, Dia menanggalkan keAllahanNya, mengambil rupa seorang hamba dan 100%. Dia taat terhadap panggilan Bapa dalam hidupNya dan Dia berserah penuh kepada Roh Kudus. Jadi dalam pelayanan kita, Yesus dan kita adalah sama, yang membedakan hanya Dia adalah Anak Allah dan kita bukan, Dia adalah pencipta dan kita adalah yang diciptakan.

Roh Kudus adalah Roh Bapa dan Roh Anak itu sendiri, yaitu sebuah roh ketaatan yang berserah 100% kepada Tuhan Yesus.

Kunci setiap pemakaian Allah yang besar dalam hidup anak-anak Allah adalah penyerahan total kepada Roh Kudus setiap hari untuk memastikan 100% hati kita diserahkan ke dalam tangan Tuhan.

Tuhan rindu setiap kita menjadi cermin kemuliaanNya. Tanpa kita sadari kita hanya pasif saja, Tuhan bisa pakai hidup kita untuk kemuliaanNya. Cermin itu sifatnya apapun yang muncul di depannya, itu jugalah yang muncul di cermin. Hobi Tuhan adalah memakai setiap kita untuk kemuliaanNya, sekonyol perihal liburan kita, perkara makan minum kita. Selama hati kita menurut 100% dengan Tuhan Yesus, apapun yang kita lakukan, atau mungkin tidak kita lakukan sekalipun, akan Tuhan pakai untuk kemuliaan Tuhan.

AOG 06 April 2014 Kotbah

4. Roh Kudus ingin melakukan mujizat di dalam nama Yesus dalam hidup kita, melalui hidup kita.

Dunia ini menunggu kuasa Allah semakin dinyatakan dalam dunia ini, dan itu hanya bisa terjadi saat kita menyerahkan hidup kita 100% total kepada Tuhan Yesus.

Source: Rangkuman Kotbah Ibadah Army of God Revival Service for Youth 06 April 2014 – Gereja Mawar Sharon Surabaya

No comments:

Post a Comment